Upacara Hari Kesadaran Nasional Setiap Tanggal 17 Bulan Berjalan Tahun 2019

Bupati Donggala Drs. Kasman Lassa, SH bertindak selaku Inspektur Upacara pada Peringatan Hari Kesadaran Nasional setiap tanggal 17 Bulan Berjalan dalam rangka mensukseskan Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden tahun 2019, di halaman Kantor Bupati Donggala,
Senin (18 / 3 / 2019).

Turut hadir Wakil Bupati Donggala, Sekretaris Daerah Kab. Donggala, Asisten, Staf Ahli, Pimpinan OPD Kab. Donggala, Camat, Lurah, Kepala Desa, Pejabat Administrator, Pengawas dan Seluruh Staf yang ada di Lingkup Pemerintah Kab. Donggala.

Bupati dalam sambutannya mengharapkan kepada ASN, agar dapat meningkatkan terus semangat dan pengabdian untuk bekerja secara profesional dalam memberikan kontribusi terbaik bagi seluruh masyarakat.

Terkait dengan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden serta pemilihan Legislatif 2019,  bupati  mengatakan bahwa pengaruhnya telah dirasakan secara langsung oleh masyarakat yang ditandai dengan meningkatnya suhu politik.

Oleh karena itu, sebagai ASN di Kab. Donggala kita tidak berkeinginan isu – isu politik yang dapat memecah belah masyarakat terjadi di daerah Kab. Donggala.

“Pesta Demokrasi harus kita kawal bersama sama dalam suasana aman, tertib dan lancar, “ujarnya.

Lanjut disampaikannya Kedudukan ASN adalah sebagai perekat dan pemersatu, bersikap netral serta berkomitmen untuk menjaga dan menjamin kepentingan Bangsa dan Negara.

Tanggung jawab seorang ASN sebagai abdi negara harus dijalankan secara ikhlas dan tulus serta dilandasi oleh rasa kasih sayang.

ASN juga agar senantiasa memberikan contoh dan teladan yang baik dalam melaksanakan pekerjaan utamanya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Jadikanlah pekerjaan yang kita lakukan akan bernilai ibadah dan mampu memberikan manfaat yang sebesar – besarnya bagi kepentingan masyarakat.

Bupati juga mengingatkan dengan terjadinya bencana gempa dan tsunami diwaktu yang lalu, kondisi infrastruktur pada sebagian besar wilayah  Kab. Donggala mengalami kerusakan yang cukup parah, sehingga kondisi ini berdampak pada meningkatnya tingkat kemiskinan di Kab. Donggala.

Olehnya itu bupati berharap intervensi program dan kegiatan OPD harus dioreantasikan untuk mengatasi permasalahan – permasalahan sebagai akibat dari terjadinya bencana, hal ini berdasarkan amanat Inpres Nomor 10 Tahun 2018 tentang percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Gempa Bumi dan Tsunami diprovinsi Sulawesi Tengah dan Wilayah terdampak lainnya.

Semoga dengan fokusnya program dan kegiatan pada pembangunan pasca bencana, perekonomian masyarakat bisa tumbuh pendapatan masyarakat yang semakin membaik dan sendi sendi kehidupan sosial berjalan sebagaimana mestinya serta pada gilirannya akan memberikan kontribusi terhadap penurunan angka kemiskinan.

Dilanjutka dengan penyerahan SK  Pejabat Eselon II b, Eselon III a, Eselon IV a dan Eselon
IV b, Fungsional Guru, Fungsional Penyuluh, Fungsional Kesehatan, Pengawas, Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah Penilik oleh Bupati Donggala.

 

Post Author: fadli