Pengukuhan Pasukan Pengibar Duplikat Bendera Pusaka



14 Agustus 2018

Bupati Donggala Drs. Kasman Lassa SH melakukan kegiatan Pengukuhan Pasukan Pengibar Duplikat Bendera Pusaka, Selasa (14/8/2018), bertempat di Aula Kasiromu Kantor Bupati Donggala. Turut hadir Asisten, Staf Ahli, Pimpinan OPD pemerintah Kabupaten Donggala dan Orang tua paskibraka.

Bupati dalam sambutannya mengatakan setelah adik-adik melalui tahapan pelatihan selama 27 hari tidak terasa adik-adik telah melalui proses pengukuhan.
Pengukuhan merupakan suatu hal yang sangat sakral dan patut diikuti oleh adik-adik pasukan pengibar Bendera.

Juga dikatakannya pengibaran bendera adalah kecintaan dan kesetiaan terhadap negara kesatuan Republik Indonesia sebagaimana diatur dalam peraturan pemerintah Nomor 40 Tahun 1958 tentang bendera kebangsaan Republik Indonesia.

Lanjut dikatakannya dalam sejarah perjalanan bangsa indonesia atau detik-detik bersejarah setelah pembacaan teks proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia dikumandangkan pada hari Jumat 17 Agustus 1954, Jam, 10.00 pagi dijalan pengangsaan timur No. 56 Jakarta, untuk pertama kalinya secara resmi Bendera Kebangsaan Merah Putih dikibarkan dua orang Pemuda-Pemudi yang dipimpin Bapak Latief Hendraningrat, dan Bendera yang dikibarkan tersebut dijahit oleh Ibu Fatmawati Soekarno yang kemudian disebut Bendera Pusaka.

Lebih jauh dikatakannya bendera duplikat pusaka Adik-adik adalah generasi muda yang harus mempunyai integritas yaitu keteguhan ahlak, disiplin dan bertanggung jawab serta cinta terhadap tanah air adalah sikap seorang pemuda indonesia.

dikatakannya juga zaman kemerdekaan ini, integritas tersebut kalian terapkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara melalui pasukan pengibar Duplikat Bendera Pusaka, dalam pembinaan paskibraka terkandung suatu maksud dan tujuan yang sangat mendalam yaitu menanamkan rasa persatuan dan kesatuan, rasa patriotisme dan cinta tanah air dikalangan generasi muda serta memupuk jiwa kepemimpinan sebagai pandu ibu.

BACK