Pra Hari Anti Narkoba Internasional 2018, dengan mengusung Tema Listen First-Listen to Children and youth is the first step to help then grow healty and safe ” Mendengarkan Suara Hati Anak-Anak Dan Generasi Muda Merupakan Langkah Awal Untuk Membantu Mereka Tumbuh Sehat Dan Aman Dari Penyalahgunaan Narkoba” serta Menyatukan Dan Menggerakkan Seluruh Ketentuan Bangsa Dalam Perang Melawan Narkotika Untuk Mewujudkan Masyarakat Indonesia yang Sehat Tanpa Narkotika. diranagkaikan dengan Ulang Tahun BPJS Ke-50 tahun.



Jumat 6 Juli 2018

Sekretaris Daerah Kabupaten Donggala H. Aidil Nur. SH. M. si menghadiri acara Pra Hari Anti Narkoba Internasional 2018, dengan mengusung Tema Listen First-Listen to Children and youth is the first step to help then grow healty and safe ” Mendengarkan Suara Hati Anak-Anak Dan Generasi Muda Merupakan Langkah Awal Untuk Membantu Mereka Tumbuh Sehat Dan Aman Dari Penyalahgunaan Narkoba” serta Menyatukan Dan Menggerakkan Seluruh Ketentuan Bangsa Dalam Perang Melawan Narkotika Untuk Mewujudkan Masyarakat Indonesia yang Sehat Tanpa Narkotika. diranagkaikan dengan Ulang Tahun BPJS Ke-50 tahun.

Acara pembukaan tersebut diawali dengan senam bersama yang disponsori oleh Bank BRI, Bank BPD, Bank Sulteng,Bank BNI Syariah dan ARBA Perusahaan Minyak. Bertempat di halaman kantor Bupati Donggala. Turut dihadiri Para Forkopimda, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Donggala, Kepala Bank BRI, BPD, dan Para Pimpinan OPD Pemerintah Kabupaten Donggala serta seluruh Staf pegawai yang ada di lingkup pemerintah Kabupaten Donggala.

Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten Donggala AKBP Kahar Muzakir, SH sekaligus membuka Acara Pra-hari anti narkoba internasional 2018 dan dirangkaikan dengan ulang tahun BPJS ke-50 tahun, dalam sambutan singkatnya menyampaikan kita harus semangat, harus senang, kemudian olah raga dan ditambah dengan ibadah itu adalah kekuatan yang tidak pernah kita tau, tapi mungkin lewat ini semoga kita semua dapat terhindar dari bahaya narkoba.

Lanjut disampaikannya narkoba merupakan racun didalam tubuh, apabila Pegawai Negri baik TNI, POLRI dan Swasta terkena narkoba maka sangsinya sangat berat dan pasti akan dipecat. Ia menambahkan klau ada keluarga yang ingin mencoba-coba mengonsumsi narkoba harus dihindari, kita sebagai orang tua wajib hukumnya memberikan pengetahuan ilmu kepada anak-anak generasi bangsa dan anak-anak dirumah. Kenapa, karena anak-anak kita belum tau apa-apa dan kita layak menjadi pendidik di dalam rumah tangga, menjadi panutan serta kita bisa menjadi contoh dalam rumah tangga.

Dilanjutkan dengan Kepala BNN menyerahkan Lifle dan stiker Kepada Sekretaris Kabupaten Donggala diikuti oleh seluruh staf BNN menyerahkan kepada para peserta dan dilanjutkan dengan foto bersama.

BACK