Peresmian (Launching) Aplikasi Perencanaan Secara Elektronik (e-planning) Bernama e-randogaya Yang Mulai Digunakan dalam penyusunan APBD Kabupaten Donggala 2019

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Donggala meresmikan (launching) aplikasi perencanaan secara elektronik (e-planning) bernama e-randogaya yang mulai digunakan dalam penyusunan APBD Kabupaten Donggala 2019

Launching aplikasi e-randogaya di Kasiromu Kantor Bupati Donggala, Selasa, (17/04/2018) ini terbilang istimewa karena dihadiri selain Pejabat Pemkab Donggala, juga dihadiri Tim Koordinasi Supervisi dan Pencegahan (Korsugah) Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) RI dan Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) RI serta anggota DPRD Donggala.

Deputi Korsugah Korupsi KPK RI, Tri Gamareva dalam sambuntannya mengatakan bahwa KPK telah melakukan pendampingan kepada seluruh pemerintah daerah dalam perencanaan APBD. Hal ini dilakukan karena tindak pidana korupsi yang ditangani aparat penegak hukum, banyak terjadi pada saat perencanaan APBD, sampai pada pelaksanaannya dan meningkat pada pengadaan barang jasa, pemberian perizinan dan korupsi terjadi juga pada saat penempatan SDM untuk menduduki jabatan tertentu.

Ia mengatakan bahwa diera teknologi informasi, maka penggunaan aplikasi elektronik menjadi sangat penting, terutama untuk mengurangi potensi permasalahan. Karena dengan adanya aplikasi ini, maka setiap kegiatan akan dapat diawasi dan akan terjadi efisiensi anggaran.

Namun menurutnya hal yang tak kalah penting adalah kegiatan pendampingan kepada pemerintah daerah ini tidak akan berhasil tanpa adanya komitmen dari seluruh pejabat pelaksana. Karena tanpa komitmen yang kuat maka kegiatan aplikasi e-planning ini hanya menjadi kegiatan seremonial belaka, tegasnya.

Deputi Korsugah Korupsi KPK RI, Tri Gamareva juga melakukan kunjungan lapangan ke tiga kantor, yaitu : Badan Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPMPTSP), Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), dan Unit Layanan Pengadaan (ULP)

Dalam kegiatan ini dilakukan pula sosialisasi pendalaman PP No. 12/2017 tentang Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemda, dan PP No. 18/2017 tentang Hak Keuangan dan Administrasi Pimpinan dan Anggota DPRD serta Amanat UU No. 23/2014 tentang Pemda yang disampaikan oleh pemateri, Mukjizat, S.Sos,.M.Si dari Direktorat Perencanaan Anggaran Daerah Direktorat Jendral Bina Keuangan Daerah Kemendagri.

Sementara Pjs Bupati dalam sambutannya mengatakan bahwa dalam penyusunan APBD harus memenuhi prinsip transparansi dan akuntabel. Sehingga penyusunan APBD melalui penggunaan aplikasi e-planning merupakan suatu keniscayaan.

Penggunanaan aplikasi e-palnning dalam penyusunan APBD merupakan harapan masyarakat dan mewujudkan saran dari KPK. Penggunaan aplikasi ini juga dapat secara nyata mengurangi kebocoran anggaran, sehingga terjadinya tindak pidana korupsi dapat dicegah.

“Penggunaan aplikasi e-planning dalam penyusunan APBD tidak saja mengurangi kebocoran anggaran, namun juga dapat menjadi jaminan kepastian program dan kegiatan yang diusulkan oleh masyarakat melalui mekanisme musrenbang,” tandasnya

Menurutnya, penggunaan aplikasi e-randogaya merupakan langkah nyata dalam penyusunan APBD yang memenuhi prinsip money follows program, konsistensi, transparansi, dan akuntabel.

“Saya selaku Pjs Bupati Donggala mengajak kita semua untuk mendukung dan mensukseskan penggunaan aplikasi e-planning, e-randogaya dalam penyusunan APBD tahun 2019,” harapnya.

BACK