Pembukaan Acara LAUNCHING E-PLANING Diruang Kasiromu

Hari selasa 17 April 2018, Pjs Bupati Donggala Drs. Muh. Muchlis, MM membuka secara resmi kegiatan Monitoring Dan Evaluasi Rencana Aksi Program Koordinasi Dan Supervisi Pemberantasan Korupsi Terintegrasi Kabupaten Donggala Tahun 2018, Dan Launching Aplikasi Cerdas e-Planing, e- Random Gaya Upaya Pencegahan Korupsi Serta Mewujudkan Penyelengaraan Pemerintahan Yang Transparan Dan Akuntabel, Bertempat di ruang Aula Kasiromu Kantor Bupati Donggala. Turut dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Donggala, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Donggala, Sekretaris Daerah Kabupaten Donggala, Para Asisten, Para Staf Ahli, Anggota DPRD Kabupaten Donggala, Para Kepala OPD Kabupaten Donggala Tim Koordinasi Supervisi Dan Pencegahan KPK dan Pejabat Kemendagri RI.

Laporan Ketua Tim Renaksi Korsupgah Kab.Donggala oleh sekretaris Daerah Kabupaten Donggala H. Aidil. Nur. SH. M. Si menyampaikan berawal dari Nota kesepakatan bersama antara Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dan pemerintah kota surabaya dengan Pemerintah Kabupaten Donggala tentang kerjasama jaringan Lintas Daerah yang diketahui oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI. Untuk menindak lanjuti hasil dari studi banding di Surabaya dan Medan yang mana dimaksudkan agar rencana aksi pencegahan tindak pidana korupsi dapat difahami secara Komprehensip dan untuk mengetahui secara pasti efektivitas penggunaan IT dalam mencegah kebocoran Anggaran.

Lanjut disampaikannya Alhamdulilah setelah melalui proses yang panjang dan berliku akhirnya E-Planing Pemda Donggala telah berhasil dibuat, dan aplikasi tersebut telah dipersentasekan digedung KPK pada tanggal 7 Maret 2018. Maksud dan tujuan untuk dilaksanakan kegiatan pada hari ini adalah untuk menindaklanjuti Penandatangan MOU antara pemerintah kota surabaya dan sidoarjo, serta kesepakatan antara 7 Kabupaten/kota pada tanggal 11 April 2018.Tujuannya adalah tujuan kita bersama untuk melaksanakan yang terkait dengan Perencanaan Pembangunan dan Penganggarannya serta APBD dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.

Sambutan Deputi Koordinasi Supervisi Pencegahan Korupsi Komisi Pemberantasan Korupsi RI, Ibu Tri Gamareva menyampaikan Kenapa kami menganjurkan Pemerintah Daerah untuk menggunakan Aplikasi-Aplikasi tersebut paling tidak mengurangi potensi timbulnya permasalahan karena dengan menggunakan Aplikasi yg kami sarankan maka setiap langkah kegiatan, setiap runtutan kegiatan akan dapat dilakukan pencegahan dengan Aplikasi. Maka dengan menggunakan Aplikasi diharapkan tidak ada Redanden tidak ada input ulang, pada saat pemerintah Daerah bersama Legislatif merencanakan APBD pada Tahun berikutnya.

Pjs Bupati dalam sambutan tertulisnya menyampaikan Penyusunan APBD yang berdasarkan Money Follows Program Bertujuan Untuk Mengoptimalkan penggunaan Anggaran dalam membiayai Program Dan Kegiatan. Disamping itu, penyusunan APBD harus memenuhi Azas Konsistensi Antara Program Dan Kegiatan yang termuat dalam RPJMD, RKPD, RENSTRA OPD, RENJA OPD dan KUA-PPAS. Dengan Demikian, jika Azas Konsistensi dipenuhi maka tidak akan ada perbedaan antara Program dan kegiatan yang dilaksanakan dengan yang direncanakan. Berdasarkan Konsep Money Follows program dan Azas konsistensi inilah perlunya diterapkan penggunaan IT dalam penyusunan APBD. Diharapkan dengan penggunaan IT ini, penyusunan APBD benar-benar tepat sasaran efektif dan efesien sehingga pembangunan Daerah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dapat terwujud.

Lanjut disamapikannya hal yang tidak kalah pentingnya dalam penyusunan APBD adalah harus memenuhi prinsip transparan dan Akuntabel. Berdasarkan dua prinsip tersebut, maka penyusunan APBD melalui penggunaan Aplikasi E-Planing merupakan suatu keniscayaan. Dengan adanya Aplikasi E-Planing dugaan terjadinya tindak pidana Korupsi dapat dicegah. Saya selaku Pjs Bupati Donggala mengajak kita semua untuk mendukung dan mensukseskan penggunaan Aplikasi E-Planing “E-RANDOGAYA” dalam penyusunan APBD Tahun 2018.

 

BACK