Pencanangan Kota Doggala Menjadi Kota Wisata di Anjungan Gonenggati Isemapa Maipiapa Tahun 2017

Pencanangan Donggala Kota Wisata Berlangsung sukses yang dihadiri ribuan masyarakat dan pejabat pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan pemerintah kabupaten / kota se provinsi Sulawesi Tengah. Acara peluncuran pada Senin (27/11/2017) diawal dengan kemeriahan sejumlah penampilan tari dan seni dari berbagai kelompok seni yang ada di Kabupaten Donggala maupun dari Kota Palu dan diakhir dengan penampilan tari massal dari anak-anak sanggar Seni Gonenggati Donggala.

Sejumlah sambutan dari para pejabat terkait, menjadi bagian dalam peluncuran Donggala Kota Wisata yang dipusatkan di Anjungan Gonenggati Isemapa Maipiapa. Sambutan pertama disampaikan oleh Asisten bidang Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Donggala, Abraham Taud yang dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Donggala, Saja’un.

Sementara Bupati Donggala, Kasman Lassa menyampaikan sambutan ke tiga yang memaparkan secara garis besar tentang kebijakan dijadikannya Donggala sebagai kota wisata. Hal ini dinilai sebagai salah satu cara yang tepat untuk membangkitkan kembali keramain Donggala yang pernah jaya pada masa lalu. Puncak sambutan disampaikan oleh Asisten Administrasi Ekonomi Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, Dr Ir Bunga Elim Somba MsC mewakili gubernur yang berhalangan hadir.

Gubernur dalam sambutannya mengatakan bahwa Pemkab Donggala harus memaksimalkan promosi serta penyebarluasan informasi objek wisata unggulan Donggala kepada masyarakat luas. Diharapkan gubernur, pariwisata Sulteng akan dapat memberikan daya ungkit pengembangan sektor jasa pertumbuhan ekonomi dan hasil pembangunan yang inklusif.

“Jika diilihat dari kondisi geografisnya Donggala banyak memiliki pantai-pantai indah yang dapat dikelola menjadi pusat reksreasi wisata yang menjanjikan,” jelas gubernur. Ia melanjutkan bahwa disamping itu, jika dilihat dari latar belakang budaya, masyarakat Donggala masih kental melestarikan upacara-upacara adat yang unik yang kaya akan seni dan kearifan lokal. Untuk itu guna mengoptimalkan potensi yang ada, maka gubernur menilai diperlukan konsistensi dan kolaborasi seluruh elemen yang ada, dalam menghidupkan dan menggiatkan industri pariwista Donggala yang salah satunya melalui peluncuran Donggka Kota Wisata.

Dengan dijadikannya Donggala sebagai kota wisata, maka diharap dapat diikuti dengan upaya pemberdayaan dan pengedukasian masyarakat Donggala sebagai tuan rumah yag baik dalam menyambut para wisatawan yang sekaligus berperan penting, selaku ujung tombak keberhasilan program ini. “Saya melihat masyarakat Donggala mulai menunjukkan kecintaannya pada potensi wisata yang ada dengan kegemaran memposting pengalaman berwisatanya lewat sosial media yang tanpa disadari membuat promosi jadi lebih cepat, mudah, murah, dan efektif, sehingga membuat warga dan wisatawan berduyun duyun mengunjungi objek wisata yang divilarkan itu. Terutama pada objek baru yang dulunya luput dari perhatian karena keterbatasan infromasi maupun keterisolasian akses ke kawasan itu,” ujarnya.

BACK