Pembukaan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) Ke XIV, HKG PKK ke – 45 Serta Gelar Teknologi Tepat Guna yang Ke – 7 di Desa Watatu Kec Banawa Selatan tahun 2017

Bertempat dihalaman sepak bola kaki Desa Watatu Kecamatan Banawa Selatan pada hari Kamis 3/8/2017 Bupati Donggala Drs. Kassman Lassa SH membuka secara resmi yang ditandai dengan pemukulan gong dalam rangka pelaksanaan kegiatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) Ke XIV, Hari Kesatuan Gerak PKK (HKG) ke 45 serta Gelar Teknologi Tepat Guna yang ke 7 tingkat Kabupaten Donggala tahun 2017.

Laporan ketua panitia pelaksana kegiatan BBGRM, HKG PPK yang disampaikan oleh Kepala OPD Badan Pemberdaya Masyarakat Desa   Drs. Luftiah Mangun dengan tema, “ BULAN BHAKTI GOTONG ROYONG MASYARAKAT (BBGRM) KITA DAYA GUNAKAN PERAN LEMBAGA KEMASYARAKATAN DESA SEBAGAI MITRA PEMERINTAH DESA”. Maksud kegiatan  penyelenggaraan bulan bhakti gotong royong masyarakat ini dilakukan dengan prinsip untuk bekerjasama dalam berbagai bidang pembangunan yang diarahkan pada penguatan persatuan dan kesatuan masyarakat.

Dalam momentum pelaksanaan kegiatan ini mempunyai beberapa hal dengan tujuan sebagai berikut; 1. Merupakan upaya untuk menggelorakan semangat gotong royong dan peran aktif masyarakat dalam pembangunan yang berlandaskan keswadayaan 2. Meningkatkan kualitas kehidupan keluarga, karena keluarga merupakan sendi dasar untuk pertahanan keluarga 3. Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menciptakan temuan-temuan baru untuk dapat dimanfaatkan dari sumber daya alam untuk diolah demi kepentingan masyarakat.

Ketua Pokja I Tim Penggerak PKK Kabupaten Donggala, ibu Sri Endang Saja’un membacakan sejarah singkat Gerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga, “PKK merupakan gerakan pembangunan masyarakat bermula dari seminar Home Economi di Bogor pada tahun 1957, yang menghasilkan rumusan 10 segi kehidupan keluarga, kemudian ditindak lanjuti oleh Kementrian Pendidikan, Pengajaran dan Kebudayaan pada tahun 1961 yang menetapkan 10 segi kehidupan keluarga sebagai Kurikulum Pendidikan Kesejahteraan keluarga yang diajarkan disekolah oleh Pendidikan Masyarakat (PEMNAS)”,

Pada bulan Mei tahun 1962 di Desa Salaman Kabupaten Magelang Propinsi Jawa Tengah, didirikan Pusat Latihan Pendidikan Masyarakat (PLPM) untuk menyebarluaskan 10 segi kehidupan keluarga, dalam Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) IV PKK dibulan Desember tahun 1993 yang dipimpin oleh Ketua UMUM ibu Odiana Rudini telah memutuskan untuk “MENETAPKAN TANGGAL 27 DESEMBER SEBAGAI HARI KESATUAN GERAK PKK” yang diperingati setiap tahunnya.

Hasil kesepakatan Rakenaslub PKK tersebut selanjutnya ditetapkan menjadi keputusan Menteri Dalam Negeri dan Otonomi Daerah No. 53 tahun 2000 tentang Gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan PKK, dengan dasar Kepmendagri tersebut maka disusunlah Pedoman Umum Gerakan PKK sebagai panduan pelaksanaan Gerak PKK, sampai saat ini

Pada tahun 2013, diterbitkan peraturan Menteri Dalam Negeri No. 1 Tahun 2013 tentang Pemberdayaan Masyarakat melalui Gerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga yang antara lain mengatur, bahwa sebutan Dewan Penyantun menjadi Pembina, sehingga Menteri Dalam Negeri menjadi Ketua Pembina TP PKK Pusat, Gubernur Ketua Pembina TP PKK Provinsi sampai dengan Kepala Desa/Lurah sebagai Ketua Pembina di Wilayah masing masing.

Ny. Hj. Indotang Kasman Lassa menyampaikan sambutannya dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak PKK ke 45 tahun 2017, bahwa terhitung pada hari ini Gerakan PKK telah berkiprah dibumi Pertiwi selama 45 tahun, kalau di ibaratkan seorang manusia, maka usia 45 tahun adalah masuk dalam kategori usia produktif , dengan katagori inilah yang perlu kita terus semangat dan gelorakan dalam pengabdian kita selaku unsur Tim Penggerak PKK, sampai kapanpun. Oleh karena itulah, saya mengajak kepada bapak dan ibu untuk bersama sama mengucapkan “Hidup dan jaya-lah PKK”.

lanjut, dalam Tema sentral Peringatan Hari Kesadaran Gerak PKK kali ini, “DENGAN HKG PKK KE – 45 TAHUN 2017, KITA LAKUKAN AKSELERASI PROGRAM-PROGRAM PKK UNTUK MEWUJUDKAN VISI MISI GERAK PKK”. Tema tersebut mengandung makna, melalui momentum Peringatan HKG PKK ini diharapkan segenap jajaran Tim Penggerak PKK secara berjenjang mampu menyusun rencana aksi dalam rangka akselerasi atau percepatan program program PKK, harapnya.

Disamping itu, sejumlah program kerjasama yang dipayungi dalam Naskah Kesepakatan bersama atau MOU dengan beberapa Kementerian dan Lembaga telah pula kita lakukan, seperti MOU Kementrian Pertanian, dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), kemudian dengan Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi dll, itu semua perlu dioperasionalkan di tingkat Daerah, diakselerasikan, dipercepat dan kita sukseskan bersama.

Dikatanya, bahwa selama ini kita melaksanakan 10 Program Pokok PKK secara normatif, bahkan cenderung merupakan rutinitas, padahal perkembangan program masyarakat maupun program pemerintah berkembang begitu pesat dan sangat bervariasi.

“dalam melaksanakan 10 program pokok PKK maupun program-program lainnya yang bersifat koordinatif dan kerjasama antar lembaga, saya juga berharap kepada seluruh jajaran Tim Penggerak PKK agar melaksanakan tugas dan fungsi kita sebagaimana ketentuan yang ada”.

Bupati Donggala Drs. Kasman Lassa SH menyampaikan, dalam rangkaian pencanangan BBGRM ini merupakan upaya untuk menggelorakan semangat gotong royong dan peran aktif masyarakat dalam pembangunan yang berlandaskan keswadayaan sebagai sistem nilai sosial budaya yang telah menyatu dalam kehidupan masyarakat, agar masyarakat merasa memiliki dan bertanggung jawab dalam melaksanakan, memanfaatkan dan melestarikan semangat dan jiwa gotong royong yang telah mulai luntur dalam dinamika masyarakat yang modern.

Dikatakannya, berkaitan dengan pelaksanaan peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK yang selama ini kita laksanakan merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas kehidupan keluarga, karena keluarga merupakan sendi dasar kehidupan masyarakat. Olah karena itu HKG PKK adalah meningkatkan pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan masyarakat, terutama untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga.

“selain itu Gelar Teknologi Tepat Guna bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat dalam mengeluarkan ide-ide mereka khususnya dalam bidang teknologi, dengan dukungan dari pemerintah maka supaya masyarakat dapat turut berpartisipasi menciptakan temuan – temuan baru dalam memanfaatkan sumber daya alam untuk dapat diolah dan dimanfaatkan demi kepentingan masyarakat”, ujarnya.

lanjut Kasman, Pemerintah Daerah Kabupaten Donggala memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi –tingginya kepada seluruh pihak terkait yang telah berpartisipasi dalam kegiatan pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat Ke – XIV, HKG PKK Ke – 45 serta Gelar Teknologi Tepat Guna yang ke – 7 tahun 2017, dan ini merupakan salah satu strategis dalam menyebarluaskan mengenai informasi dan pengembangan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, menjawab permasalahan masyarakat, serta terobosan untuk menghasilkan para ilmuan yang baru berasal dari masyarakat Kabupaten Donggala,tutupnya.

“disela – sela kegiatan ini Pemerintah Daerah Kab Donggala melalui Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Bupati Donggala menyerahkan secara simbolis Kendaraan mobil Operasional BUMDes yang diwakili oleh Ketua BUMDes desa Lembasada dan ketua BUMDes Desa Lumbumamara Kecamatan Banawa Selatan, guna untuk memperlancar Akses kebutuhan dalam bisnis usaha perekonomian pada masyarakat umum, dan disaksikan oleh Gubernur Sulawesi Tengah dalam hal ini diwakili oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Propinsi Sulteng, Kapolres Donggala, Dandim 1306 Donggala, Sekretaris Daerah, Kepala OPD Kabupaten Donggala, Ketua TP PKK, Ketua DWP dan seluruh masyarakat yang ada di wilayah Kecamatan Banawa Selatan, setelah itu langsung menuju ke lokasi tempat Inseminasi Buatan dan Vaksin Hewan sekaligus meninjau Stand  Pameran yang diikuti oleh seluruh Instansi pemerintah kabupaten Donggala.

 

BACK