Tak Berkategori

Pengukuhan Paskibraka Kabupaten Donggala

Bupati Donggala Drs. Kasman Lassa SH membuka Pendidikan dan Pelatihan Calon Pasukan Pengibar Duplikat Bendera Pusaka, yang ditandai dengan penyamatan tanda peserta. Bertempat diruang Kasiromu, 25 juli 2017. Calon Paskibraka diikuti oleh pelajar berasal dari sekolah menengah atas, terdiri dari beberapa Kecamatan se Kabupaten Donggala dengan jumlah keseluruhan 50 orang. Adapun waktu pelaksanaan pelatihan dari tanggal 19 juli s/d 19 agustus 2017.

Kepala Dinas Pemuda Dan Olah Raga Kabupaten Donggala Drs. Ismail M.Si selaku ketua panitia melaporkan pelatihan calon Paskibraka setiap tahun dilaksanakan adalah merupakan suatu keharusan bagi calon Paskibraka. Karena didalam pelatihan ini adik-adik calon Paskibraka akan mendapatkan tehnik atau tata cara pengibaran duplikat bendera pusaka. “Dan disamping itu pula para adik-adik calon Paskibraka diberikan materi tentang pemahaman kebangsaan atau wawasan nusantara”. Sebutnya

Ditambahkannya lagi pelatihan ini dilaksanakan mempunyai tujuan yaitu melatih calon paskibraka untuk menciptakan disiplin, dedikasi, jujur dan bertanggung jawab. Memberikan pemahaman terhadap wawasan kebangsaan sebagai generasi muda Indonesia untuk cinta tanah air. “Agar sukses saat pengibaran duplikat bendera pusaka pada puncak peringatan Hari Ulang Tahun Proklamasi Republik Indonesia tanggal 17 agustus 2017”. Jelas Ismail

Sementara itu Bupati Donggala dalam sambutannya mengatakan tugas yang kalian laksanakan pada tanggal 17 agustus 2017 adalah tugas mulia dan tugas negara yang tidak semua pelajar dapat melaksanakan dan mengemban kepercayaan tersebut. “Pegang teguh kepercayaan dan tanggung jawab yang diberikan dan tanamkan dalam hati bahwa Lebih Baik Bermandikan Keringat Pada Saat Latihan Dari Pada Bermandikan Air Mata Karena Gagal Melaksanakan Tugas”. Terangnya

“Makna dan arti dari pada pengibaran bendera pada hakekatnya adalah mengenang perjuangan bangsa Indonesia dalam merebut kemerdekaan yang diperoleh dengan pengorbanan nyawa dan harta para kusuma bangsa”. Jelas bupati

Dikatakannya pengibaran bendera merah putih yang nantinya dilaksnakan pada tanggal 17 agustus tidak akan sukses tanpa melalui proses pelatihan, “saya berharap para calon Paskibraka agar dalam pelatihan benar-benar memperhatikan apa yang diajarkan para pelatih selama masa pelatihan”. Sebutnya

“Dan kepada pelatih saya tekankan dalam melaksanakan tugas harus profesional sesuai dengan standar nasional, sebab sukses dan tidaknya pengibaran bendera tergantung adanya satu kesatuan yang tidak terpisahkan antara pelatih dan calon pasukan pengibar bendera”. Tegasnya