Tak Berkategori

Kunjungan Dekan Se- Indonesia

Pada Sabtu (20/5/2017) rombongan Forum Komunikasi Pimpinan (Forkopim) Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) se-Indonesia berkesempatan mengunjungi Kabupaten Donggala untuk menikmati objek wisata Tanjung Karang.

Kedatangan romobongan yang dipimpin Prof. Supendi, PHD itu, disambut langsung oleh bupati Donggala, Kasman Lassa beserta sejumlah kepala SKPD Pemkab Donggala.

Bupati Kasman dalam sepatah kata penyambutannya, menjelaskan tentang seputar potensi yang dimiliki Kabupaten Donggala beserta sekilas sejarah terkati Donggala. Bupati juga mengisahkan tentang pores dirinya menjadi bupati Donggala dari jalur independen yang penuh perjuangan dan penderitaan.

“Menjadi pemimpin itu harus sakit dulu. Semua harus melalui perjuangan,” tandasnya.

Sementara Koordinator Forkopim Dekan FKIP se-Indonesia, Prof. Supendi PHD dalam sambutannya mengakui bahwa kedatangannya ke Donggala merupakan pengalaman pertama yang mendapatkan sambutan sangat luar biasa.

“Ini pengalaman pertama bagi saya, dimana satu satunya bupati di Indonesia yang menunggu kami. Seharusnya kami yang menunggu bupati,” ujarnya.

Disamping itu, Supendi memuji cara penyambutan bupati Kasman terhadap rombongan yang dibawanya berjumlah ratusan orang itu, terbilang sangat istimewa. Tidak saja meriah, namun dilakukan penyambutan secara adat dengan memasangkan siga khas Donggala kepada seluruh rombongan.

“Walaupun baru pertama kali tiba disini, tapi ada sesuatu yang berbeda dari cara menerima tamu dari seorang bupati yang bersahaja, sederhana dan bersahabat. Ini yang sudah langka didapatkan pimpinan seperti ini di Indonesia,” pujinya.

Kedatangan rombongan Forum Komunikasi Pimpinan Dekan FKIP se – Indonesia ke Kabupaten Donggala di Kecamatan Banawa ini, setelah usia menggelar pertemuan puncak dan konferensi internasional Pendidikan, di Palu yang dibuka pada Selasa (18/5/2017).

Kegiatan yang dihadiri 214 orang peserta berasal dari unsur dekan dan wakil dekan, ketua jurusan dan koordinator program studi FKIP se Indonesia ini, dilanjutkan dengan menikmati objek wisata Tanjung Karang di Donggala.

Supendi mengatakan bahwa forum ini adalah urutan terbesar untuk lembaga kependidikan calon guru di Indonesia dengan jumlah anggota dari 41 pengelola pendidikan.

“Kami hadir disini banyak mendengarkan informasi dari bupati, yang secara tidak langsung ini merupakan pencerahan bagi kita semua tentang leadership (kepemimpinan) dari seorang bupati. Karena leadership tidak ada sekolahnya, hanya didapat dari komunikasi dan kunjungan-kunjungan seperti ini,” terang Supendi.

Diakhir sambutannya Dekan Fakultas Ilmu Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sriwijaya itu mengatakan bahwa sebenarnya ia sudah mengenal Donggala sejak masa kecil, tapi itu terbatas hanya mengenal sapi Donggala saja. Dan saat ia berkunjung ke Donggala dari Palu, banyak menemukan sapi berkeliaran di jalan. Tentu saja pernyataannya ini disambut gelak tawa peserta yang menghadiri pertemuan di Natural Cottage itu.