penanda tanganan naskah perjanjian hibah DAERAH PEMILIHAN BUPATI DAN WAKIL BUPATI DONGGALA TAHUN 2018

Rabu, 17 Mei 2017

Penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) antara Ketua KPU Donggala, Moh. Saleh dan Bupati Donggala, Kasman Lassa berlangsung dengan penuh keakraban yang turut dihadiri berbagai pihak terkait, seperti dari pejabat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Donggala, Ketua KPU Sulteng, Sahran Raden dan Ketua Bawaslu Sulteng, Asrifai.

Ketua KPU Donggala, Moh. Saleh usai penandatanganan NPHD mengaku sangat lega, karena telah berhasil melewati permasalahan administrasi menuju pencairan dana Pilkada. Sehingga ia mengaku optimis tahapan penyelenggaraan Pilkada untuk tahun 2017 ini akan berjalan lancar tanpa hambatan. Bahkan sampai pada tahun 2018 pun diyakininya akan berlangsung sukses.

Pencairan dana Pilkada Donggala ini akan dilakukan dalam dua tahap, yaitu: tahun 2017 sebesar Rp.8,9 miliar dan pada 2018 sebesar Rp.21,49 miliar sehingga totalnya Rp.30,4 miliar seperti yang tercantum dalam NPHD.

“KIta akan maksimalkan penggunaan dana ini, dan melayani semua pelayanan yang terdapat dalam tahapan Pilkada,” Ujarnya.

Bupati Donggala, Kasman Lassa dalam sambutannya mengatakan bahwa Pemkab Donggala sangat memberikan apresiasi sekaligus memfasilitasi terkait pendanaan. Sehigga diharapkan anggaran ini digunakan secara efektif dan seefesien mungkin sesuai peruntukannya yang telah disusun dalam berbagai program kegiatan yang pada akhirnya menjadikan Pilkada lebih berkualiatas.

Bupati juga berharap dengan anggaran Pilkada ini, dapat menghadirkan seluruh penduduk kabupaten donggala yang memiliki hak pilih untuk datang ketempat pemungutan suara (TPS) sehingga tingkat partisipasi masyarakat menjadi lebih tinggi dan mengurangi golongan putih (golput) yang enggan menggunakan hak pilihnya.

Pemkab Donggala selain memfasilitasi KPU dalam hal pendanaan juga tidak melupakan kehadiran Panitia Pengas (Penwas) Pilkada. Sehingga kedua lembaga ini dapat bekerja dengan baik sesuai fungsinya masing-masing.

Disamping itu, bupati juga mengingatkan perlunya porsi anggaran diberikan kepada pihak keamanan, baik Polri maupun TNI dalam rangka menyukseskan Pilkada Donggala yang akan melakukan voting day pada 27 Juni 2018.

Diakhir sambutannya, bupati mengatakan bahwa terjadinya keterlambatan dalam penandatanganan NPHD ini, lebih disebabkan perlunya saling mencermati dan mengkaji dengan baik, terhadap rencana penganggaran Pilkada Donggala. karena banyak pihak yang memiliki peran dalam menyukseskan pilkada yang perlu diajak untuk saling berdiskusi membahas anggaran. Sehingga Pilkada Donggala dapat diselenggarakan dengan baik.

Sementara Ketua KPU Sulteng, Sahran Raden dalam sambutannya menjelaskan seputar teknis pelaksaan Pilkada beserta regulasi yang digunakan.

Ia menitip pesan kepada ketua KPU beserta anggotanya dan sekretaris KPU sebagai kuasa pengguna anggaran agar benar-benar melakukan tata kelola keuangan yang baik karena hal ini adalah amanah yang diberikan kepada KPU sebagai penyelenggara.

“Kita tidak berharap ada permasalahan hukum setelah pIlkada,” tandasnya.

 

BACK