Tak Berkategori

Bupati Donggala Memberikan Mata Kuliah Umum Di Universitas Aisyiyah Yogyakarta

Disamping kesibukannya sebagai pimpinan daerah, Bupati Donggala Drs Kasman Lassa SH menghadiri undangan juga sekaligus memberikan kuliah umum dihadapan ratusan mahasiswa Universitas Aisyiyah Yogyakarta, Jumat (2/12) kemarin.

Bupati memberikan materi terkait Kebijakan Pemerintah Kabupaten Donggala dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, yang didampingi oleh  Rektor universitas Aisyiyah Warsiti S. Kp  M. Kep SP Maternitas. Hadir pula pada kegiatan tersebut Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Donggala, Abdullah Lahinta Ssos dan kepala bagian hukum Donggala, DB Lubis SH MH.

Kuliah umum itu berlangsung di auditorium gedung Prof Dra Siti Baroroh Baried. Ratusan mahasiswa terlihat sangat antusias mendengarkan materi dari Bupati yang terpilih melalui jalur independen tersebut. Dari ratusan mahasiwa itu ternyata ada beberapa siswa yang berasal dari Kabupaten Donggala dan daerah lainya di Sulteng seperti Kota Palu maupun Kabupaten Tolitoli dan Kab Parimo

Dalam memberikan materi, Kasman juga menceritakan sejumlah keberhasilan kepemimpinan beliau selama dua tahun terakhir, berhasil meraih cukup banyak prestasi di tingkat nasional, seperti juara I nasional RKPD berinovasi maupun WTP enam kali berturut-turut serta beberapa prestasi lainnya.

Kasman Lassa pun menerangkan, bahwa pertemuan ini penting untuk membuat sebuah terobosan dan perubahan yang signifikan di wilayah yang terletak di provinsi Sulawesi Tengah. Perubahan tersebut, terang Kasman, tidak bisa dilakukan jika tidak dimulai dari birokrasi dan pemerintahannya.

“Aparat pemerintah kalau tidak berubah, maka tidak bisa. Oleh karena itu yang pertama kali kami lakukan adalah melatih para aparat desa, lurah dan camat. Kami ingin mengubah perilaku dan mindset mereka,” jelasnya

“Pemerintah Kabupaten Donggala pun akan mengundang Universitas Aisyiyah Yogyakarta untuk melawat ke Kabupaten Donggala guna menjalin kerja sama (MoU) yang melibatkan jajaran legislative, pimpinan SKPD, dan komunitas kesehatan mulai dari petugas kesehatan desa seperti bidan dan perawat, hingga rumah sakit termasuk dinas kesehatan.” harap bupati

Selain itu pula Bupati menyampaikan bahawa dalam rangka memperingati hari Kemerdekaan Republik Indonesia, tidak hanya diperingati oleh PNS, TNI dan Polri saja tetapi juga telah dirasakan dan dilaksanakan ditingkat desa.  “Ini dikandung maksud agar masyarakat yang ada didesa juga turut merasakan detik-detik proklamasi serta mampu menumbuhkan jiwa bela Negara.” terangnya

Kuliah umum itu juga dihadir Direktur Akademi Kebidanan   RSAPD Gatot Soebroto Jakarta, Letnan Kolonel CKM (K), Siti Maryam SKep MM bersama beberapa dekan.