Minggu, Maret 29, 2020
Home > Tak Berkategori > UPACARA MEMPERINGATI HARI PERHUBUNGAN NASIONAL DAN HARI OLAHRAGA NASIONAL KE-XXXIII

UPACARA MEMPERINGATI HARI PERHUBUNGAN NASIONAL DAN HARI OLAHRAGA NASIONAL KE-XXXIII

Bertempat dihalaman kantor Bupati Donggala, 26 september 2016. Sekretaris Daerah Kab Donggala mewakili Bupati Donggala selaku inspektur Upacara dalam rangka Memperingati Hari Perhubungan Nasional dan Hari Olahraga Nasional ke XXXIII tahun 2016. Pada Upacara tersebur dihadiri oleh seluruh Pimpinan SKPD dijajaran Pemda Donggala serta Pimpinan Forkompinda Kab Donggala.
Sambutan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Budi Karya Sumadi dalam sambutannya yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Kab Donggala H. Aidil Nur SH Msi menyampaikan Peringatan Hari Perhubungan Nasional merupakan momentum yang tepat bagi kita, segenap insan Perhubungan untuk meresapi kembali makna semboyan Perhubungan  “Wahan Manghayu Warga Pertiwi”, yang artinya Perhubungan adalah wahana untuk mensejahterakan bangsa dan negara.
“Seperti yang telah kita sadari bersama, sektor Perhubungan memiliki pearanan yang teramar strategis dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Keberhasilan pembangunan sangat dipengaruhi oleh peranan transportasi sebagai urat nadi kehidupan politik, ekonomi, sosial, budaya dan pertahanan keamanan”. Jelasnya

Sektor transportasi harus dapat menjalin konektivitas antar pulau dan harus mampu mewujudkan aksesibilitas keseluruh wilayah tanah air Indonesia. “Karena peranannya yang teramat strategis itu, segenap Sumber Daya Manusia (SDM) Perhubungan dituntut memperkuat kembali komitmen untuk memberikan kerja keras yang nyata disektor transportasi, selain sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan bangsa juga dimaksudkan untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Indonesia”. Sebut Sekda
Lanjut disampaikannya  merupakan tugas dan tanggung jawab kita bersama untuk mewujudkan transportasi yang aman, selamat dan nyaman bagi seluruh masyarakat Indonesia. “Sebagai pelaksanaan dari tanggung jawab tersebut, Kementerian Perhubungan berupaya meningkatkan aspek keselamatan dan keamanan serta meningkatkan kualitas pelayanan melalui penguatan dibidang regulasi, melalui penerbitan berbagai kebijakan peningkatan keselamatan dan keamana transportasi”. Tegasnya
Sementra itu, sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Imam Nahrawi juga yang dibacakan Sekretaris Daerah Kab Donggala mengatakan bagi dunia olah raga Indonesia, serta momentum yang sangat tepat mengisi pembangunan olahraga melalui pembudayaan olahraga dan peningkatan prestasi olahraga.
“Selanjutnya melalui olahraga rekreasi dan olahraga pendidikan kita perbesar basis-basis calon olahragawan potensial dan berbakat untuk memperkuat pondasi bangunan keolahragaan nasional yang berdaya saing”. Sebutnya
Dikatakannya, budaya olahraga tidak dapat tumbuh secara instan tatpi harus melalui proses yang berjenjang dan berkesinambungan, dimulai dari lingkungan terkecilsampai komunitas masyarakat yang lebih besar. “Olehnya itu, sangat diperlukan peran serta keluarga dengan menerapkan pola hidup aktif dalam aktifitas sehari-hari.” Terangnya
Tambahnya lagi  dengan diposisikannya olahraga sebagai kebutuhan dan gaya hidup, maka secara tidak langsung akan membuka ruangyang luas bagi bermunculannya bibit-bibit potensial olahragawan yang berprestasi untuk selanjutnya dibina dan dikembangkan dengan dukungan sport science, menjadi atlet-atletyang berprestasi ditingkat Internasional hingga meraih medali dalam olimpiade dan mengibarkan bendera merah putih dihadapan mancanegara.
“Seperti apa yang telah dilakukan pasangan ganda campuran bulu tangkis, Tantowi Ahmad/Liliana Natsir yangsukses meraih medali emas serta atlet angkat besi putra Eko Yuli Irawan dan atlet angkat besi putri Sri Wahyuni Agustiani yang berhasil meraih medali perak pada event Olimpiade Rio De Janeiro 2016”. Ungkap Sekda
Lebih jauh Sekda mengajak kepada seluruh Aparatur Sipil yang mengurus bidang olahraga dipropinsi dan Kabupaten/Kota untuk menggelorakan dan menyemarakan “Ayo Olahraga” sampai lingkungan terkecil. Tantangan dan persaingan olahraga Indonesia kedepan semakin penuh persaingan dan akan sulit dicapai tanpa kerja keras kita semua untuk mengedepankan pembinaan karakter yang positif dan kebersamaan dalam persaingan yang sehat serta bebas doping.
“Oleh karena itu marilah kita bersama-sama membina keolahragaan nasionaldengan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas olahraga sesuai kebijakan Bapak Presiden RI dalam program prioritas revolusi mental”. Tandasnya.