Minggu, Maret 29, 2020
Home > Berita > Pembangunan Rusunawa Untuk Efektifkan Kinerja ASN

Pembangunan Rusunawa Untuk Efektifkan Kinerja ASN

Pembangunan Rumah Susun Sewa (Rusunawa) untuk pegawai Apartur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Donggala secara resmi telah dimulai yang ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Donggala, Kasman Lassa. Peletakan batu pertama yang dihadiri perwakilan dari Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang diwakili oleh Kepala Tehnik Rumah Reguler Satuan Kerja (Satker) Rumah susun Stratergis Dirjen Penyediaan Perumahan, Rezeki Agung Hakiki ST itu, berlokasi di Kelurahan Gunung Bale Kec Banawa.

Bupati Donggala, Kasman Lassa dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Dirjen Rumah Susun Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Kemenpupera dan Perumahan Rakyat RI atas diberikan kesempatan kepada Pemda Donggala untuk pembangunan salah satu unit rumag susun untuk ASN.

“Pembangunan rusunawa untuk ASN ini sangat penting, karena sebagian besar pegawai di Kabupaten Donggala berdomisili diluar kota Donggala (Kota palu dan sekitarnya), ungkap Kasman Lassa.

Lanjutnya, terjadinya hal ini disebabkan pusat pemerintahan Kabupaten Donggala sebelumnya berada di kota palu dan dipindahkan di Donggala kota sejak tahun 2000 lalu. “Semoga dengan kesempatan ini efektifitas kinerja dan kedisiplinan ASN di Kabupaten Donggala lebih di tingkatkan lagi,” ujarnya. Kasman juga menyampaikan bahwa Pemda Donggala telah mempersiapkan lahan untuk tempat berdirinya bangunan rusunawa ASN dalam kondisi clean dan clear. Clean berarti sudah dilaksanakan pematangan tanah untuk lahan pembangunan rumah susun ini sampai kondisi siap untuk dibangun dan clear berarti lahan pembangunan rumah susun ini dijamin tidak akan ada tuntutan dikemudian hari.

“Proses sertfikat tanah sampai saat ini sudah dalam tahap verifikasi berkas dari Bagian Administrasi Pemerintahan Umum Kab Donggala ke Kantor Pertanahan dan segera disampaikan oleh Pemerintah Kabupaten Donggala setelah sertifikat tanah sudah terbit,”tuturnya.

Bupati Donggala juga mengatakan dengan harapan Presiden RI untuk mempermudah proses perizinan daerah khususnya Izin Mendirikan Bangunan (IMB), bahwa pengurusan IMB untuk pembangunan pemerintahan tidak dipungut biaya. ” Olehnya kepada kontraktor pelaksana pembangunan rumah susun PT. Bumi Karsa Rizkyah. KSO, saya harapkan dapat segera melaksanakan konstruksi pembangunan ini sesuai dengan jadwal, dibawah pengawasan konsultan PT.Yodya Karya agar penyelesaian konstruksi dapat selesai sesuai target waktu pelaksanaan,” terang Kasman Lassa lagi

Setelah sukses dengan alokasi rusunawa dalam APBN 2016, Bupati juga pemohonan kepada Kemenpupera agar untuk APBN 2017 dapat dialokasikan anggaran pembangunan kembali blok rusunawa seperti saat ini, karena kebutuhan rumah Pegawai Pemerintah Kab Donggala belum mencukupi secara keseluruhan.