Tak Berkategori

Pembentukan Kelompok Gema Petani di Kecamatan Sirenja Desa Lende dan Lende Tovea

Mengantisipasi maraknya pengundulan hutan di wilayah Kab. Donggala, Dinas Kehutanan dan Perkebunan memberikan Surat Keputusan (SK) kepada anggota masyarakat sebanyak 30 orang di Desa Lende dan Desa Lende Tovea Kecamatan Sirenja, sebagai Masyarakat Peduli Hutan Lestari (Gema Petani). Kegiatan yang digelar di lokasi wisata pantai Siwalenta, belum lama ini, endapat perhatian khusus dari anggota Gema Petani setelah Kepala Dinas Dishutbun Donggala menyosialisasikan upaya pencegahan penebangan hutan di Kecamatan Sirenja.

Mewakili Bupati Donggala Kasman Lassa, Kadis Kehutanan dan Perkebunan Anhar, dalam sambutannya mengatakan, pembentukan kelompok masyarakat peduli hutan lestari didasari oleh Undang-undang Nomor 18 Tahun 2013, pasal 6, tentang pencegahan dan pemberantasan, perusakan hutan disebutkan bahwa masyarakat berperan serta dalam pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan sebagai bagian dari pengawasan kehutanan.

berdasarkan dengan Undang – undang tersebut sehingga Dishutbun Kabupaten Donggala membentuk kelompok masyarakat peduli hutan lestari di desa Lende dan Lende Tovea dengan susunan personalia dalam lampiran SK Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan kabupaten Donggala untuk membentuk dan membangun jaringan sosial gerakan anti perusak hutan di seluruh wilayah Kabupaten Donggala. “Desa Lende dan Lende Toveakelak menjadi Desa percontohan di Kabupaten Donggala karena kedua Desa ini adalah mitra lemabaga pemberantasan perusak hutan dalam kegiatan pencegahan dan pemberantasan perusak hutan,” ucap Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan.

Menurut Anhar Kelompok tersebut dibentuk guna meningkatkan kesadaran tentang pentingnya kelestarian hutan dan dampak negatif perusakan hutan dan memberikan informasi baik lisan maupun tulisan kepad pihak yang berwenang berkaitan dengan pencegahan dan pemberantasan perusak hutan. ” Gema Petani juga melakukan pengawasan dalam penegakan hukum dan pemberantasan pengerusakan hutan dan melakukan kegiatan yang bertujuan untuk pencegahan dan pemberantasan perusakan huta,” jelasnya.

Pembentukan kelompok Gema Petani dihadiri oleh anggota DPRD Donggala, sejumlah Dinas terkait, Sekretaris Camat Sirenja, Kepala Desa Lende Dan Lende Tovea serta para Tokoh Masyarakat di dua Desa tersebut.