Rapat Koordinasi Persiapan Penyaluran Bantuan PTPK Gapurjaga-Sides Tahun 2015

 FB_IMG_1447934702691   Pemerintah Kabupaten Donggala, melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar Rapat Koordinasi Persiapan Penyaluran Bantuan Program Terpadu Penanggulangan Kemiskinan Berbasis Bedah Kampung (PTPK) Garpujaga-Sides Tahun 2015, Kamis (19/11). Rapat yang berlangsung di Aula Kantor Bappeda Donggala itu, dibuka langsung oleh Bupati Donggala Drs Kasman Lassa SH. Peserta rapat, terdiri dari kepala desa TPKD, fasilitator. Bupati Donggala Kasman Lassa ketika itu mengatakan bahwa Program Terpadu Penanggulangan Kemiskinan Berbasis Bedah Kampung (PTPK) Garpujaga-Sides Tahun 2015, merupakan program unggulan pemerintah daerah dalah hal menuntaskan kemiskinan di Sulteng khususnya di Kabupaten Donggala. Pogram ini merupakan model penanggulangan kemiskinan yang tidak semata-mata ditujukan pada pembangunan fisik. “Tetapi juga ditujukan untuk pemberdayaan dalam bentuk peningkatan sumber daya manusia dengan pemberian bantuan modal,” ungkapnya.

Karena itu, Bupati Donggala tersebut mengharapkan kepada masyarakat sasaran agar menggunakan dana itu dengan sebaik-baiknya. Artinya dana itu dapat digunakan untuk pemenuhan kebutuhan serta modal usaha yang sedang dijalani. Sehingga diharapkan masyarakat RTM sasaran, mampu meningkatkan usahanya sehingga pada gilirannya pendapatannya akan meningkat pula. “Sehingga masyarakat sangat miskin ini yang ada di Kabupaten Donggala, bisa keluar dari kondisi kemiskinannya,” harapnya. Bupati juga mengharapkan penyaluran bantuan itu dapat terlaksana dengan baik, lancar dan tepat. Sehingga masyarakat RTM sasaran, bisa merasakan manfaat dari program tersebut. Selain itu bupati juga mengharapkan kedepanya program itu tidak hanya direalisasikan di tujuh kecamatan, tapi bagaimana bisa dirasakan masyarakat di seluruh kecamatan di Kabupaten Donggala. Sementara itu Kepala Bappeda, Ibrahim Drakel memaparkan bahwa penerima bantuan Program Terpadu Penanggulangan Kemiskinan Berbasis Bedah Kampung (PTPK) dengkberdasarkan Basis Data Terpadu (BDT), yang bersumber dari Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) tahun 2011, sebanyak 9.880. ” sebutnya. Diuraikannya, untuk Kecamatan Banawa Tengah ada lima desa sasaran, yakni Desa Limboro, Salubomba, Towale, Lumbudolo, dan Desa Powelua. Kemudian, Kecamatan Tanantovea tiga desa, Nupabomba, Guntarano, serta Desa Wani 1. Kecamatan Labuan empat desa, Labuan Toposo, Panimba, Salumbone dan Desa Kumguma. Selanjutnya, Kecamatan Sindue ada lima, Desa Enu, Marana, Toaya, Lero Tatari, serta Desa Amal. Untuk, Kecamatan Sindue Tombusabora, juga lima desa, Batusuya, Batusuya Go’o, Kaliburu, Tibo, serta Desa Saloya. Kecamatan Sindue Tobata ada empat desa, Oti, Sikara, Tamarenja, dan Desa Alindau. Sedangkan Kecamatan Sojol Utara, ada dua desa, Desa Ogoamas 1 dan Desa Ogoamas 2. “Selain dua desa di Kecamatan Sojol Utara, setiap desa tercatat ada 20 RTM yang akan menerima bantuan dari program ini. Untuk dua desa di Kecamatan Sojol Utara, yakni Desa Ogoamas 1 jumlah penerima ada 22 RTM, dan Ogoamas 2 sebanyak 24 RTM. Setiap RTM mendapatkan sebesar Rp 8 juta,” urainya. Lebih jauh dijelaskannya, sehubungan dengan program pembangunan daerah, prioritas program tersebut adalah pengentasan kemiskinan di Kabupaten Donggala dan beberapa item prioritas lagi. Hasil atau dampak dari program tersebut yang diharapkan adalah usaha produktik RTM cenderung stabil dan dapat diasumsikan akan dapat meningkatkan pendapatan keluarga miskin. “Serta terjadi perubahan, sikap perilaku, dalam memperbaiki kehidupan dan tumbuhnya rasa kebersamaan dan jiwa gotong royong dalam berusaha secara kelompok,” tandasnya.

Post Author: Zhoel