Jumat, April 3, 2020
Home > Berita > Bupati Donggala & Ketua KONI Donggala memberikan bonus kepada atlet

Bupati Donggala & Ketua KONI Donggala memberikan bonus kepada atlet

FB_IMG_1447992462401Akhirnya Komite Olahraga Nasional Indonesia (Koni) Kabupaten Donggala, telah merealisasikan janjinya kepada para atlet di Kabupaten Donggala. Khususnya, bagi mereka (Atlet) yang telah membela Kabupaten Donggala, pada iven Pekan Olah Raga tingkat Provinsi (Porprov) Sulawesi Tengah di Kabupaten Poso tahun 2014 lalu, Kamis 19 november 2015. Janji itu, berupa pemberian bonus atas prestasi dari perjuangan para atlet selama mengikuti event. Penyerahan bonus, secara langsung dilakukan oleh Bupati Donggala Drs Kasman Lassa SH, kepada para atlet, yang ternyata terdiri dari beberapa cabang olahraga di Kabupaten Donggala. para atlet tersebut, terlihat sangat begitu senang. Meski kenyataan sebenarnya, bonus yang dijanjikan, itu telah mereka nantikan sejak tahun 2014 lalu, atau sepulangnya mengikuti Porprov. Jumlah atlet penerima bonus sebannyak 135 atlet. Selain atlet, bonus juga diberikan kepada para pelatih. Jumlah pelatih yang mendapatkan bonus sebanyak 13 orang dari 13 cabang olahraga. Bupati Donggala Drs Kasman Lassa SH, mengatakan pemberian bonus itu dikandung maksud untuk menjawab penantian para atlet dari berbagai cabang olahraga selama ini. Khususnya bagi mereka yang telah membela Kabupaten Donggala pada Porprov di Kabupaten Poso 2014 lalu. Bonus bagi para atlet tersebut juga merupakan bentuk perhatian Pemkab Donggala kepada para atlit, yang selanjutnya diharapkan dapat lebih meningkatkan prestasinya. "Kami akui sempat terjadi keterlambatan, tetapi alhamdulillah karena perjuangan selama ini, hak para atlet itu hari iniĀ  kita berikan," ungkapnya. Penyerahan bonus tersebut juga merupakan bukti bahwa pemerintah telah berperan penting bagi Koni Donggala, khususnya dalam memajukan prestasi dibidang olahraga di Kabupaten Donggala. Selain itu, kejadian hari itu, merupakan jawaban terhadap isu-isu yang selama ini beredar di berbagai media yang terus menghujat Pemerintah Kabupaten Donggala. Bahwa dana koni diduga telah diselewengkan. "Tidak ada dana koni yang diselewengkan, atau dikorupsi, apa yang semua telah terjadi itu, adalah hal yang tidak benar, hari ini itulah jawaban dari kebesaran Allah SWT atas fitnaan-fitnaan orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Kita harapkan setelah ini olahraga dan Koni Donggala akan semakin maju di Kabupaten Donggala," tegasnya. Sementara ketua Koni Donggala, Kaharuddin Katjo SH, mengatakan bonus tersebut diberikan kepada seluruh atlet yang telah membela Kabupaten Donggala di ajang Porprov tingkat Sulawesi Tengah di Kabupaten Poso lalu. Jumlah atlet penerima bonus sebanyak 135 atlet. Sementara pelatih 13 orang dari 13 cabang olah raga. "Bonus ini diberikan bukan percabang olahraga, tetapi diberikan kepada masing-masing atlet dan masing-masing pelatih. Jumlah bonus beragam, sesuai prestasi yang di dapatkan para atlet," ujarnya. Meski janji Koni itu telah terealisasi, tetapi tetap mengakui dan memohon maaf atas keterlambatan selama ini. Dia mengharapkan masyarakat bisa memahami keterlambatan itu. Sebab ternyata keterlambatan itu, bukan dikarenakan anggaran yang tidak ada. Tetapi dikarenakan pihak Koni Donggala yang masih harus menyelesaikan pertanggung jawaban atas penggunaan anggaran selama ini. "Di Pemda anggaran itu ada. Hanya karena adanya perintah dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulteng, olehnya anggaran itu belum bisa dicairkan. Perintah BPK itu adalah, koni harus lebih dulu menyelesaikan yang namanya pertanggung jawaban atas penggunaan anggaran. Allhamdulillah hari ini bonus itu bisa dibayarkan," sebutnya. Selanjutnya yang di harapkan Kahar adalah, setelah kejadian itu adalah bagaimana para atlet bisa terus meningkatkan prestasinya diajang-ajang selanjutnya. Termasuk pula para pelatih dari cabang olahraga masing-masing untuk meningkat pembinaan kepada para atlet. Guna menyongsong Porkab 2016 serta Porprov 2018 mendatang.