Selasa, Maret 31, 2020
Home > Berita > Pembukaan Pelatihan Calon Paskibraka Kab. Donggala Tahun 2015

Pembukaan Pelatihan Calon Paskibraka Kab. Donggala Tahun 2015

paski Dewasa ini nasionalisme dan karakter menjadi topik utama yang diperbincangkan dalam forum-forum nasional, mengingat saat ini nasionalisme dikalangan generasi muda, sudah mulai mengalami kemunduran. Generasi muda sibuk dengan kegiatan-kegiatan yang sangat jauh dari kesan cinta tanah air, gaya hidup hedonisme menjangkit hampir kepada seluruh generasi muda termasuk pergaulan yang tidak sehat bahkan westernisasi yang kental terlihat dari perliku mereka sehari-hari, demikian awal sambutan Bupati Donggala Drs Kasman Lassa SH ketika membuka pelatihan calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Donggala Tahun 2015 di Wisma Donggala Selasa (14/7) kemarin.

Demikian pula dengan permasalahan karakter bangsa yang semakin lama semakin kabur karena tertutup oleh semakin merajalelanya perilaku negati di tengah tengah masyarakat. Kondisi itu menurut Bupati, mengundang keprihatinan banyak pihak untuk mengatasi hal ini agar tidak semakin bertandah parah dikemudian hari. Sehingga berbagai model pendidikan untuk membangun karakter bangsa tengah dikembangkan oleh berbagai institusi. “Dengan harapan, generasi yang akan datang dapat menjadi generasi bangsa yang berkarakter dan tentunya memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi. Salah satunya ialah dengan model pelatihan bagi para pelajar yang tergabung dalam calon paskibraka, untuk dilatih sehingga memiliki karakter dan memiliki rasa nasionalisme,” sebutnya.

Penyelenggaraan ¬†pelatihan paskibraka Kabupaten Donggala tahun 2015 ini, merupakan salah satu upaya untuk melatih kesigapan dan keterampilan calon paskibraka yang akan bertugas di Kabupaten Donggala agar tampil maksimal. “Kesiapan fisik dan mental anggota paskibraka akan digembleng pada pelatihan ini sehingga diperlukan semangat dan niat dari adik-adik untuk mengikutinya dengan sepenuh hati,” ujarnya lagi.

Lebih jauh dikatakannya bahwa menjadi anggota paskibrakan merupakan kesempatan yang patut disyukuri bersama. Mengingat banyaknya nilai-nilai postif yang bisa diperoleh dari pelatihan ini. Selain kedisiplinan, para peserta juga akan memperoleh pengalaman untuk bekerja secara team work dan berkoordinasi dengan anggota paskibraka lainnya. Oleh karen itu kata Bupati gembleng dari para instruktur dan purna paskibraka merupakan salah satu upaya meningkatkan kesiapan fisik dan mental. “Hal ini merupakan tantangan bagi peserta agar fisik dan mental yang selama ini telah terbentuk dalam diri peserta, semakin dapat diaktualisasikan dalam melaksaakan tugas menjadi paskibraka,”jelas Bupati.

Dia juga berpesan agar para generasi muda menghayati peristiwa penting dan bersejarah ialah pelaksanaan upacara pada tangga 17 Agustus, supaya bisa memahami betapa beratnya para pahlawan negara ini dalam merebut negara dari tantangan penjajah. Sehingga para generasi muda bisa ikut serta dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.