Berita

Capping Day Akper Kab Donggala

cappingCapping Day merupakan langkah awal di dalam menciptakan seorang tenaga perawat yang profesional, untuk itu hendaknya seluruh mahasiswa dapat memanfaatkan momen ini sebaik mungkin. Demikian sambutan Bupati Donggala Drs Kasman Lassa SH, dalam acara Capping Day, Akademi Keperawatan Kabupaten Donggala Angkatan XV (Lima Belas), yang berlangsung di Marannu Palu,Rabu 10 juni 2015.

Dikatakan Kasman, dengan mengikuti proses pemasangan cap ini, berarti para mahasiswa Akper Donggala angkatan ke XV ini telah dipersiapkan untuk memberi pelayanan langsung kepada pasien dilahan praktek. Olehnya kata Bupati, setiap mahasiswa perawat hendaknya memiliki jiwa penolong dalam memberikan pelayanan kepada orang lain dan harus benar benar dilaksanakan dengan sepenuh hati. “Seperti “Florence Nightngle” yang merupakan pelopor keperawatan di dunia. Florence ini adalah yang merawat tentara-tentara amerika yang terluka tanpa mengenal lelah dan hanya menggunakan sebuah lentera dalam melayani pasiennya pada malam hari,” ungkapnya.

Lanjut Bupati, setiap perawat dengan tugas pokok dan fungsinya sebagai pelayan kesehatan harus didukung dengan beberapa kemampuan, antara lain adalah kemampuan berkomunikasi dengan orang lain. Karena komunikasi yang baik tentu akan menimbulkan ketenangan dan kenyamanan bagi orang lain yang dilayani sehingga mampu memberikan motivasi untuk sembuh.” Banyak orang yang sakit menjadi sembuh karena cara berkomunikasi perawat yang menanganinya, demikian juga sebaliknya,” sebutnya.

Lebih jauh dikatakannya para mahasiswa perlu juga membangun karakter yang menggambarkan penguasaan terhadap disiplin ilmu yang dimiliki. Dengan sikap dan karakter yang baik tersebut, tentu akan meningkatkan simpati masyarakat terhadap pelayanan yang telah diberikan. Apalagi ketika selesai dari pendidikan Akper nanti, para mahasiswa tersebut akan dihadapkan pada tantangan dinamika masyarakat yang terus berkembang. “Tantangan tersebut haruslah disikipi dengan peningkatan pengetahuan dan pengembangan diri yang dilakukan secara terus menerus,” jelasnya.

Selain itu nilai etika dan disiplin serta kekompakan juga perlu dikedepannkan. Sehingga nantinnya memberikan rasa nayaman kepada pasien ketika para mahawasiswa tersebut belajar klinik. Oleh sebab itu, bupati menekankan agar para mahasiswa yang baru saja melakukan pemasangan cap tersebut dapat memberikan pelayanan yang profesional dan berkualitas. “Kalian harus memiliki integritas, etika, mampu berfikir, kritis dalam setiap tindakan, memiliki motivasi internal yang kuat dan dapat diandalkan,” tandasnya.

Sementara itu laporan panitia Fauzan SKM M.Kes selaku Direktur Akper Kab Donggala menyampaikan kegiatan ini dilaksanakan setelah mahasiswa mengikuti proses pembelajaran selama 1 semester, “hal ini dikandung maksud agar mahasiswa-mahasisiwi mengetahui dan memahami apa dan bagaimana tugas dan peran seorang perawat”. Jelasnya.

Lanjut disampaikannya jumlah mahasiswa yang dikukuhkan menjadi calon perawat melalui pelaksanaan caping day pada hari ini sejumlah 92 orang, masing-masing laki-laki 22 dan perempuan sebanyak 70 orang.

Lebih jauh dilaporkan dalam proses pembelajaran pada angkatan XV ini telah menggunakan kurikulum pendidikan DIII keperawatan berbasis kompetensi yang diselaraskan dengan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) yang diharapkan dapat memberikan arah dan pedoman bagi penyelenggara pendidikan dalam melaksanakan proses pembelajaran untuk dapat menghasilkan lulusan yang kompoten dan siap bersaing dipasar global.